Pondok Pesantren Anniʼmah Batam adalah lembaga pendidikan Islam yang memiliki misi dakwah untuk mengembangkan pemahaman Islam yang moderat di kalangan masyarakat. Menurut Ustaz Ahmad, seorang pengajar di pesantren tersebut, “Misi dakwah pondok pesantren Anniʼmah Batam sangat penting untuk menjaga keberagaman dan toleransi dalam beragama di tengah masyarakat yang multikultural seperti Batam.”
Dalam upaya mengembangkan pemahaman Islam yang moderat, pondok pesantren Anniʼmah Batam memberikan penekanan pada ajaran-ajaran Islam yang mengutamakan kedamaian, toleransi, dan perdamaian. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. Fatimah, seorang pakar studi agama di Universitas Batam, “Pondok pesantren Anniʼmah Batam memberikan pemahaman Islam yang seimbang antara ajaran agama dan konteks kekinian, sehingga mampu memberikan solusi-solusi yang relevan dalam menjawab tantangan zaman.”
Salah satu kegiatan dakwah yang sering dilakukan oleh pondok pesantren Anniʼmah Batam adalah pengajian rutin yang dihadiri oleh masyarakat sekitar. Menurut Ustazah Aisyah, seorang dai wanita di pesantren tersebut, “Melalui pengajian-pengajian yang diselenggarakan, kami berusaha menyampaikan ajaran Islam dengan bahasa yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.”
Selain itu, pondok pesantren Anniʼmah Batam juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat sekitar. Menurut Bapak Joko, seorang tokoh masyarakat di Batam, “Kehadiran pondok pesantren Anniʼmah Batam memberikan kontribusi positif dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antar umat beragama di Batam.”
Dengan adanya misi dakwah pondok pesantren Anniʼmah Batam dalam mengembangkan pemahaman Islam yang moderat, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami ajaran Islam secara holistik dan dapat menjalankan ajaran agama dengan penuh rahmat dan kasih sayang. Seperti yang diungkapkan oleh Prof. Hidayat Nur Wahid, “Islam moderat adalah Islam yang mengutamakan kedamaian, toleransi, dan kasih sayang. Misi dakwah pondok pesantren Anniʼmah Batam sangat relevan dalam memperkuat pemahaman tersebut di tengah masyarakat.”